Belajar Tidak Ngompol lagi seperti STAL


Masih ingat Shawn dan teman-temannya? Dari cerita Shawn kemarin, kita belajar tentang indahnya berbagi dan kebersamaan (baca disini). Nah, rupanya Izz masih penasaran loh dengan cerita lainnya dari buku seri I have good habit tersebut. Ada cerita dan pelajaran apa lagi, ya dari kisah Shawn dan teman-temannya?

Oh, ya. Kira-kira satu minggu ke belakang, Izz tiba-tiba sering pipis di celana, ups. Walaupun tidak sampai basah dan banjir di lantai, tapi setiap kali ingin buang air kecil, di celana dalamnya pasti ada bekas basah, sedikit atau banyak tetap saja namanya ngompol. Padahal sebelumnya, Izz sudah tidak pernah lagi ngompol, loh. Setiap kali ditanya baik-baik, ia selalu menjawab tidak tau, pokoknya keluar begitu saja. hmm …hmm, ada yang pernah ngalamin juga gak, Bunda? 

Nah, berhubung Izz masih exited dengan cerita Shawn, ia langsung request baca buku berikutnya dari seri I have good habit ini. Dan … Taraa! Ada judul yang pas banget, ‘Do it in the Toilet, Stal!’. Dengan antusiasnya, ia minta dibacakan nyaring buku ini sambil melihat-lihat gambarnya yang menarik. Bukan cuma Izz pastinya, bundanya lebih antusias dan berbinar mendapatkan buku ini, seolah diberikan pencerahan untuk tidak perlu cerewet ngomel atau ceramah lagi urusan 'ngompol', cukup ajak saja anak untuk baca buku bersama.

Kali ini yang jadi tokoh utamanya adalah Stal, si bintang laut mungil, temannya Shawn. Diceritakan bahwa Stal sebenarnya adalah anak yang mandiri, dia sudah bisa makan, tidur, membereskan mainan, dan mandi sendiri. (Saat membuka-buka halaman ini, Izz juga ikut bangga, "Aku juga sudah bisa sendiri loh!" ujarnya) Tapi eh tapi … ternyata Stal masih suka ngompol! (Hihi, pas bagian ini raut muka Izz jadi kaget dan ikutan sedih)


Saat bermain bersama teman-temannya, maupun di sekolah, Stal beberapa kali ngompol. Ia merasa malu. Sampai ia tidak mau main lagi bermain bersama teman-temannya. Namun, teman-temannya begitu peduli pada Stal, mereka akhirnya berinisiatif untuk membantu Stal. 

Shawn, si ikan hiu yang bisa berenang cepat, siap mengantar Stal jika ia ingin bersegera ke toilet. Merry juga dengan senang hati membuatkan celana yang lebih praktis untuk dipakai Stal. Fifi,  si ikan yang hobi baca buku, siap juga untuk membacakan pengatahuan tentang toilet training pada Stal. Beberapa kali Stal masih ngompol juga namun teman-temannya tetap mengerti dan tidak berhenti membantunya. Mereka paham bahwa Stal masih harus belajar. 

Karena kesabaran teman-teman dan kegigihan Stal juga, akhirnya ia berhasil tidak mengompol lagi. Horray!. Ekspresi Izz tiba-tiba ikut senang, semua cerita tentang Stal mungkin benar-benar pengalamannya sendiri. Ia merasa ikut menjadi Stal, karena setelah beberapa hari, Izz juga sudah tidak mengompol lagi. Dengan riangnya ia pun ikut bersorak juga, “Hore, Aa Izz juga udah gak ngompol lagi loh, sama kaya Stal ya, Bunda. Sekarang Aa Izz juga sudah bisa pipis sendiri, jagoan!” 


Melihat reaksi dan ekspresi sang anak sepertinya apa yang ia dapat dari cerita ini begitu berkesan untuknya. Insha Allah lebih menyerap dalam ingatannya dibanding mengingat omelan bundanya, hehe.

Alhamdulillah lagi-lagi buku seri ini membantu sekali. Buku ‘Do it in the Toilet, Stal’ cocok untuk bunda yang sedang mengenalkan toilet training kepada anak atau mungkin yang sedang mengalami kasus yang seperti Izz alami kemarin. 

0 comments:

Posting Komentar