Petualangan Bani dan Bon-Bon: PANTAI KURA-KURA RAKSASA

Seri Petualangan Bani dan Bon-Bon:

PANTAI KURA-KURA RAKSASA
Oleh Mira Humaira

www.pixabay.com
Halo teman-teman, namaku Bani. Aku adalah kelinci petualang. Aku senang belajar dan menemukan banyak keajaiban di alam. Aku adalah anak kelinci yang beruntung karena ibu dan ayahku selalu mengizinkan aku berjalan-jalan. Biasanya, aku pergi bersama sepupuku, namanya Bon-Bon. Ia adalah kelinci gendut yang lucu. Walaupun gendut, Bon-bon juga senang bergerak, ia bisa berlari dan melompat tinggi ke sana ke mari. Hebatnya lagi, Bon-Bon adalah kelinci yang pandai mengemudi. Aku selalu senang bermain bersama Bon-Bon.

http://somebodyelsa.com/illustrations/
Hari ini, aku akan berjalan-jalan lagi. Aku dan Bon-Bon berencana pergi ke sebuah pulau yang dikenal sebagai pulau seribu pantai. Tahukah Teman-teman, pulau apakah itu?. Ayo! Siapa yang mau ikut? Yup, hari ini kita akan menjelajah Pulau Lombok. Let’s Go!
***

“Hai Bon-Bon. Siap untuk petualangan hari ini?”
“Tentu saja. Ayo kita berangkat!”

Bani dan Bon-bon siap menaiki pesawat layang. Mereka sangat bersemangat untuk mengunjungi pulau kecil nan cantik yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu. Ya, namanya Lombok. Sebuah pulau yang memiliki seribu keindahan alam yang luar biasa.

Pesisir Pantai Pulau Lombok (www.paketliburanlombok.com)

“Bani, Lombok memiliki banyak pantai yang sangat indah, loh. Kita akan kemana dulu nih?” tanya Bon-bon sambil memegang kemudi pesawat layangnya.

“Hmm… kita ke Lombok Timur dulu, yuk! … Nah, kita ke Pantai Sungkun, Bon!” seru Bani sambil memegang peta liburan di kedua tangannya.

Bon-bon menambah kecepatan pesawat dan segera melesat.
Wow! Wow! Wow!
Bani dan Bon-bon berteriak karena keseruannya melesat cepat di udara.

Tidak lama kemudian, mereka tiba di sebuah daratan yang penuh dengan pasir putih yang halus. Dari sana mereka juga melihat hamparan padang rumput yang hijau dan luas. Ditambah pemandangan bukit-bukit di kanan dan kiri mereka. Bani dan Bon-bon sangat takjub.

“Ini sungguh indah sekali, Bon-Bon” kagum Bani yang tak henti melihat pemandangan menawan sekitarnya.
“Lihat Bani, pasir di pantai ini seperti merica loh, ya!”
Bani dan Bon-bon begitu terpesona dengan keajaiban dan keindahan di sekelilingnya.

“Selamat datang di Pantai Sungkun, Anak-anak petualang!”
Tiba-tiba suara asing mengagetkan mereka. Bani dan Bon-bon segera menoleh ke belakang. Rupanya seekor kura-kura berukuran cukup besar menghampiri mereka.

“Oh… Hai Paman Kura-kura! Aku Bani dan ini Bon-bon, sepupuku,” kata Bani dengan sopan dan santun menyapa dan memperkenalkan diri mereka.

“Panggil saja aku Paman Kori. Aku adalah salah satu penghuni Pantai Kura-kura Raksasa ini.” Paman kura-kura mengenalkan dirinya.

“Kura-Kura Raksasa…?”
Bani dan Bon-bon kompak bertanya heran. Seketika mereka memandang sekitar sedikit ketakutan.

“Ha...ha...ha!” Paman Kori tertawa kencang membuat Bani dan Bon-bon menjadi gemetar.
“Dimana kura-kura raksasa-nya, Paman?” tanya Bon-Bon gugup.
“Lihatlah di sana!” seru Paman Kori menunjuk dengan tongkat kayunya ke arah gili atau pulau kecil di sebelah kiri mereka.

Bani dan Bon-Bon menoleh dengan perlahan, tangan Bani dan Bon-Bon yang tadi saling mencengkeram erat karena ketakutan pun terlepas. Ketakutan mereka berubah menjadi kekaguman. Bani menemukan keajaiban lagi. Bon-Bon pun melompat riang dan merasa lega. (Sebenarnya, apakah yang mereka lihat?)

“Iya benar, itu kura-kura raksasa!” seru Bon-Bon dengan takjubnya.
“Ha...ha...ha!” tawa Paman Kori mengagetkan kembali.
“Ah Paman Kori, kami kira di sini benar-benar ada kura-kura raksasa yang hidup,” Bani berkata dengan lega.
“Iya Paman, tadi kami sempat ketakutan karena bisa-bisa kami dimakan oleh kura-kura raksasa,” sahut Bon-Bon.

Paman Kori kembali terkekeh dan menjelaskan sesuatu kepada Bani dan Bon-bon.
“Pantai Sungkun ini diapit oleh dua pantai lainnya yaitu Pantai Surga dan Pantai Rawan serta dikenal dengan Pantai Kura-Kura Raksasa karena keberadaan pulau kecil itu. Gili atau pulau kecil tersebut merupakan batuan besar yang berbentuk seperti kura-kura. Sebagian masyarakat juga menyebutnya dengan nama Gili Tenge. Bisa kalian lihat, bukan. Batuan besar itu mirip seperti kura-kura besar yang sedang menjaga lautan.”

https://twitter.com/infolombok

Bani dan Bon-bon kembali terpana dengan pemandangan tersebut.
“Kura-kura raksasa itu juga yang menjadi keistimewaan unik dan ciri khas pantai ini,” tambah Paman Kori.

“Kami benar-benar senang dan beruntung bisa melihat hal unik dan keinndahan di sini, Paman!” seru Bon-Bon.

“Tentu saja. Dan tidak ada yang Maha Hebat selain Yang menciptakan semua keindahan alam ini.” Paman Kori tersenyum memandang lautan lepas.

“Oh ya, rumah Paman Kori di mana?” tanya Bani tiba-tiba.

“Rumahku ada di balik batu sebelah sana. Aku ke sini sedang ingin berjemur,” jawab Paman Kori sambil menikmati terik matahari siang itu.

“Paman, apa semua keluarga kura-kura harus selalu berjemur ya. Aku sering melihatnya.” tanya Bon-Bon mulai penasaran.

“Betul sekali, Anak-anak. Kami keluarga kura-kura pasti memiliki kegiatan untuk berjemur di siang hari. Karena tempurung kami membutuhkan vitamin D dari sinar matahari agar tetap terjaga kuat dan tidak rapuh.” jelas Paman Kori
“Selain itu, dengan berjemur tubuh kami juga bisa bersih dari tumbuhan dan binatang yang melekat pada bagian tubuh kami.”

“ Ooh begitu ya, apa tidak akan kepanasan, Paman?” tanya Bani.
“He..he..he. Aku senang kalian suka bertanya. Tentu saja, jika terlalu lama berjemur kami juga akan kepanasan malah kami bisa jadi sakit. Setelah cukup hangat kami biasanya kembali lagi ke perairan,” kata Paman Kori menjelaskan.

“Anak-anak... Apa kalian mau mampir ke rumahku? Aku sudah selesai berjemur dan akan pulang,” ajak Paman Kori.

“Terima kasih, Paman. Kami akan melanjutkan perjalanan berikutnya di pulau ini.” jawab Bani dan Bon-bon kompak.

“Baiklah. Hati-hati, Anak-anak. Jangan lupa jaga kebersihan pantainya, ya. Selamat Berpetualang!”
Paman Kori pun melambaikan tangannya dan berpamitan pulang.

Tidak ketinggalan, Bani dan Bon-Bon pun mengambil foto bersama Paman Kori dengan pemandangan batu kura-kura raksasa di belakangnya. Kemudian, mereka pun bersiap kembali melanjutkan petualangannya.

Bani dan Bon-bon sangat bersyukur bisa berkesempatan mengunjungi pantai indah dan berkenalan dengan Paman Kori di Lombok Timur ini. Mereka mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang sangat berharga.
***
Seru kan perjalanan Bani dan Bon-Bon di Pulau Lombok ini. Mereka akan melanjutkan petualangan kemana lagi ya, Teman-teman?
Tunggu ceritanya ya!

#30DEMJilid2 #01/30
#SeriPetualangan #JejakAlamIndonesia
#PantaiSungkun #PulauLombok
#PetualanganBani&BonBon

Referensi:
  • Buku Widya Wiyata Utama Jilid 6 Ulah Binatang
  • https://www.animalanswers.co.uk/classes/15-amazing-facts-about-tortoises/
  • https://travel.detik.com/dtravelers_stories/u-2071350/ada-kura-kura-raksasa-di-pantai-sungkun-lombok
  • https://www.holidayislombok.com/temukan-kura-kura-raksasa-di-pantai-sungkun-lombok-timur.html











0 comments:

Posting Komentar