Sambut Ramadhan, Renungi Pesan-Pesan Nabi Berikut Ini



Masya Allah Alhamdulillah tidak terasa kurang dari sepekan lagi kita akan menyambut Ramadhan bulan penuh Kemuliaan. Apa kabar persiapan diri menjelang kedatangannya?

Menyambut Ramadhan biasanya selalu ada tradisi munggahan ya kalau di daerah Sunda. Di lain tempat, ada juga beberapa tradisi khas daerah masing-masing dalam menyambut bulan shaum ini. Seperti Dugderan, tradisi yang terkenal di Jawa Tengah, tradisi Malamang yang biasa diadakan masyarakat Sumatera Barat, Nyorog di Betawi, juga ada Meugang di Nangroe Aceh Darussalam. 

Terlepas dari adat dan tradisi tsb, alangkah baiknya jika semua yang diadakan itu tidak hanya dihabiskan sekadar untuk makan-makan, ngobrol, dan asal kumpul saja. Tapi esensi dari penyambutan bulan mulia ini harus diterapkan. Berkumpul, bersilaturrahim untuk saling memaafkan (lahir batin). Makan-makan tidak hanya untuk mengenyangkan perut sendiri namun ingat untuk berbagi pada yang lain. Mengobrol pun dalam rangka saling memberi nasihat. 

Jadi, tiba-tiba terbayang, bagaimana ya suasana penyambutan Ramadhan zaman dulu, di zaman para salafussalih, apalagi di zaman Rasulullah SAW masih hidup, Masya Allah, pasti sungguh luar biasa aura ‘ubudiyahnya.

Lalu, apakah yang disampaikan Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam kepada para sahabatnya ketika menjelang Ramadhan Karim?

Diceritakan oleh Salman Al-Farisi, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam pernah memberikan khutbah di saat-saat terakhir bulan Sya’ban menjelang Ramadhan. Berikut pesan-pesan Nabi Shallallahu alaihi wasallam di dalamnya,



Ramadhan Bulan Agung dan Berkah
Beliau menyampaikan, “Wahai para manusia, kalian telah dinaungi bulan agung, bulan yang diberkahi, bulan yang di dalamnya ada satu malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Bulan yang di dalamnya puasa menjadi kewajiban dan malam harinya sebagai ibadah tambahan (sunnah).

Ramadhan Bulan Pahala Ibadah Dilipatgandakan
Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda , “Barang siapa yang mendekatkan diri kepada Allah di dalamnya dengan melakukan amalan sunnah, maka ia seperti orang yang melakukan amalan wajib pada bulan lainnya. Dan barang siapa yang melakukan amalan wajib di dalamnya, maka ia seperti orang yang melakukan tujuh puluh amalan wajib pada bulan selain Ramadhan.

Ramadhan Bulan Kesabaran dan Kepeduliaan

Bersabar dalam melawan hawa nafsu, bersabar dalam menahan lapar dan dahaga. Di bulan ini, semua anggota tubuh kita diajak bersabar untuk bisa menahan diri dari perbuatan-perbuatan mubadzir dan sia-sia. Nabi Shallallahu alaihi wasallam menyampaikan, وَهُوَ شَهْرُ الصَّبْرِ، وَالصَّبْرُ ثَوَابُهُ الْجَنَّةُ. Ia (Ramadhan) adalah bulan sabar.




Ramadhan pun merupakan bulan berbagi. Jika kita memiliki tetangga dan kerabat tentulah lebih baik jika di bulan ini bisa lebih banyak berbagi kebaikan dalam bentuk apapun. Dikatakan pula bahwa pada bulan mulia ini rezeki orang mukmin akan ditambahkan oleh Allah Azza Wajalla. Baik itu rezeki yang tampak atau pun tidak tampak (perasaan nyaman dan tentram).

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam berkata, “Barang siapa di bulan ini memberi buka puasa (makanan) kepada orang yang berpuasa, maka itu akan menjadikan ampunan bagi dosa sang pemberi, pembebas antara ia dan neraka, dan ia mendapat pahala seperti orang puasa yang ia beri makanan pembuka puasa tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun”.

Masya Allah semua itu sudah dijanjikan Allah. Apakah kita masih ragu untuk bisa berbagi? Yuk,  mari kita berlomba (dalam kebaikan). 

Lalu, jika kita tidak mampu memberi dalam jumlah banyak? ibaratnya hanya cukup untuk diri dan keluarga sendiri? 

Hal serupa pernah ditanyakan oleh sahabat kepada Nabi pada saat itu. Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, tidak setiap orang dari kami mempunyai makanan untuk diberikan kepada orang yang berbuka berpuasa?”

Maka Beliau menjawab, “Allah akan memberikan pahala kepada orang yang memberi makanan atau minuman bagi yang berbuka puasa walaupun hanya dengan sebutir kurma, seteguk air, ataupun sehisap susu. Barang siapa memberi minum orang yang berpuasa maka Allah akan memberi ampunan bagi dosa-dosanya, dan Allah akan memberi seteguk air minum dari telagaku, di mana dia tidak akan merasakan haus (selamanya) sampai dia masuk syurga serta baginya pahala yang sama dengan pahala orang yang diberi minuman tersebut dengan tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun”. (Hadits Riwayat Imam Baihaqi)

Perbanyaklah 4 Hal Berikut
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam menyampaikan empat hal yang mesti kita perbanyak di bulan suci ini, yaitu dua hal yang akan menyebabkan kalian mendapat ridla Allah dan dua hal lain kalian pasti akan membutuhkannya. Apakah itu?

Rasulullah bersabda, 
“Dua hal yang bisa menjadikan kalian mendapat ridla Allah adalah membaca syahadat serta membaca istighfar. Sedangkan dua perkara yang kalian selau memerlukannya adalah kalian mintalah surga dan mintalah perlindungan Allah dari api neraka.



Masya Allah…
Ramadhan segera tiba. Semoga umur kita bisa sampai padanya. Semoga kita bisa memaksimalkan ibadah kita, menjalani Ramadhan sesuai pesan yang Nabi sampaikan.

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَب، وَشَعْبَانَ، وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban. Dan jumpakanlah kami kepada bulan Ramadhan.”

Selamat Sambut Ramadhan
Mohon Maaf Lahir Batin,

Mira Humaira

















13 komentar:

  1. Masya Allah.. tampilan blog dan pesannya seger banget. Jadi semangat menyambut Ramadhan tahun ini, bismillah mari berlomba lomba dalam kebaikan dan taqwa

    BalasHapus
  2. Subhanallah ... Mendapat pahala seperti orang puasa yang ia beri makanan pembuka puasa tanpa mengurangi pahala orang itu sedikit pun. Merinding aku bacanya, mbak.
    Mohon maaf lahir batin juga, yaa
    Semoga ibadah puasa kita nanti di terima Allah. Aamiin

    BalasHapus
  3. Masya Allah, pesan yang sungguh mengena!
    Aku jadi ingat salah satu pesan cessna Ustadz soal bulan Ramadhan.
    Intinya, Rasulullah SWA pernah bilang, "Celakalah seseorang apabila saat bulan Ramadhan tidak ada dosanya yang terampuni."
    Semoga ibadah kita semua bisa diterima Allah ya, Bu. Aamiin.

    BalasHapus
  4. Aamiin Ya Rabbal Alamiin
    Terima kasih sudah menuliskan renungan ini Mbak
    Mohon maaf lahir batin yaa
    Selamat menjalankan ibadah puasa

    BalasHapus
  5. Amin ya robbal alamin, alhamdulillah saya mendapat pengingat sebelum menjalankan ibadah ramadhan. Semoga ibadh kita membawa berkah ya mbak, selamat menjalankan ibadah puasa mbak...

    BalasHapus
  6. Masya Allah adem banget bacanya, memberikan semangat lebih menyambut Ramadhan. Terima kasih remidernya ya mba. Aku pun mohon maaf atas segala kesalahan.

    BalasHapus
  7. Wah senang banget sebentar lagi Ramadhan semoga kita semua dimudahkan untuk berpuasa ya bun dan bisa sampai di Ramadhan di tahun ini hingga Idul Fitri nanti. Aamiin.

    BalasHapus
  8. Selamat menunaikan ibadah puasa ya Mbak. Semoga lancar jaya sampai Idul Fitri nanti. Amin

    BalasHapus
  9. Ramadhan memang selalu dinantikan. Anak-anak di rumah setiap bangun tidur selalu bertanya, "Puasa berapa hari lagi, Mam?"

    MasyaAllah ... Alasannya karena mereka senang pintu surga dibuka lebar dan pintu neraka ditutup rapat. Momen sholat Tarawih pun katanya sangat mereka rindukan.

    Semoga kita dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini ya, Mbak. Tinggal beberapa jam lagi tapi usia nggak ada yang tahu. Selamat berpuasa ya, Mbak. Semoga kita semua senantiasa disehatkan jiwa dan raganya. Aamiin.

    BalasHapus
  10. Saya termasuk istri yang nggak masak setiap hari karena kerja. Tapi mengingat di bulan Ramadhan pahalanya besar, saya jadi pengen masak setiap hari biar suami sahur dan berbuka dengan masakan saya. ^_^ Semoga bisa istiqomah.

    BalasHapus
  11. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan juga mbak. Semoga kita semua mendapatkan pahala dan keberkahan Ramadan.

    BalasHapus
  12. Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan ampunan. sudah seharusnya kita memanfatkan bulan yang penuh rahmat ini dengan sebaik-baiknya dengan cara memperbanyak amal ibadah.

    BalasHapus
  13. pesan yang sangat bermanfaat dan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT, amin

    BalasHapus